Selasa, 15 Juli 2008

Hidup adalah memilih dan dipilih

Kita tak bisa memungkiri akan kenyataan itu. Bagiku, lebih simple nya, hidup adalah memilih dan dipilih. Kita harus memilih, dan kita jg harus dipilih. Kita harus legowo kalo ga terpilih. Dan bila kita memilih seseorang, kita harus menghargai orang yang tidak kita pilih. Jangan salahkan kenyataan itu. Jangan salahkan orang yang memilih. Biasanya perasaan ini adalah suara hati orang yang tak terpilih. Hal itu wajar-wajar saja. Tetapi akan berakhir seiring dengan waktu. Ya, kita harus memilih. Semakin hari tekanan hidup semakin bertambah, seiring dengan berjalannya karier kita. Kita harus pandai memilih untuk diri kita sendiri, karena yang tahu tentang diri kita ya kita sendiri toh.

0 komentar: