Kamis, 24 Januari 2008

This is ain't a love letter...

Seandainya kita dapat bersua, diriku mengucapkan maaf dan terimakasih, terutama untukmu sayangku, dan semalam aku mengingat tentang masa-masa indah kita berdua, selayaknya mimpi yang terasa nyata. Yakinlah saling intropeksi diantara kita adalah jalan yang terbaik. Selama ini yang aku rasakan adalah mengucap syukur atas kehadiranmu. Kau begitu membuatku menjadi seorang lelaki. Atau kau beri aku waktu? Entahlah aku tak tahu.

Memang ku akui bahwa engkau yang selama ini memberikan cinta, kasih sayang yang tulus pada diriku ini. Aku baru pernah merasakan setelah berada di dekatmu. Semenjak ada dirimu, dunia begitu indahnya, dan semenjak ada kau disisiku, aku mampu melupakan masa lalu. Dan mungkin beberapa hari ini aku berjalan sendiri, menyusuri lorong2 yang sepi, mendinginkan pikiran dan hati.

Aku sadar bahwa aku seorang laki-laki yang memang harus bisa bertahan hidup dalam kondisi apapun !

0 komentar: